artikel pendidikan

Selasa, 30 Desember 2014



PENGARUH HANDPHONE TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK  SEKOLAH DASAR
Di zaman serba teknologi seperti sekarang ini, handphone atau ponsel bukanlah barang asing bagi siapapun. Bahkan, anak-anak kecil pun sudah banyak yang bermain dengan handphone. Anak-anak ini sebagai siswa di sekolah, memiliki kewajiban untuk belajar. Lalu adakah pengaruh handphone terhadap prestasi belajar siswa ? Handphone sangat berpengaruh sekali terhadap prestasi belajar siswa, dari hasil survey ke beberapa siswa, kebanyakan siswa yang mempunyai hp waktu luangnya banyak tersita untuk smsan atau teleponan (bukan untuk belajar) bahkan ada sebagian siswa yang menggunakan alat komunikasi tersebut untuk saling berkomunikasi ketika saat ulangan. Jadi hp sangat berpengaruh sekali terhadap prestasi siswa. Bahkan siswa yang tadinya tidak mengenal handphone tapi prestasinya baik, namun ketika orangtuanya membelikannya handphone prestasi belajarnya menjadi menurun dikarenakan siswa tersebut terganggu konsentrasinya oleh kehadiran handphone (sibuk dengan handphonenya). Namun, ada juga yang prestasinya tidak terpengaruhi HP, karena dia hanya menggunakkan hp untuk keperluan komunikasi saja. Penggunaan HP dalam dunia pendidikan merupakan sebuah permasalahan yang perlu dikaji secara mendalam karena dalam pikiran kita sepertinya HP hanya berguna untuk menyampaikan Short Message Service (SMS), mendengarkan musik, menonton tayangan audiovisual, dan game. Tak ada manfaat yang berarti sehingga harus dilarang untuk dibawa dan dipergunakan siswa dilingkungan sekolah. Sebenarnya, HP juga dapat bermanfaat bagi kalangan pelajar jika digunakan untuk kepentingan belajar. HP yang dapat terhubung dengan layanan internet akan membantu siswa menemukan informasi yang dapat menopang pengetahuannya di sekolah. Namun, pada kenyataannya sangat sedikit pelajar yang memanfaatkan pada sisi ini, HP yang mereka miliki umumnya digunakan untuk sms-an, main game, dengar musik, nonton tayangan audiovisual, serta facebook-an. Memfungsikan HP bukan untuk fungsinya,dll. Selanjutnya, ini berdampak terhadap prestasi belajarnya di sekolah.
Akibat yang terjadi jika para siswa dilarang menggunakan handphone adalah PEMBERONTAKAN, itulah yang akan terjadi jika para siswa dilarang menggunakan handphone oleh gurunya sekalipun yang melarang orangtua mereka. Mereka yang sudah terbiasa hidup dengan selalu didampingi handphone sulit untuk dipisahkan. Sebagian pelajar mengatakan, “ Kalau saya dilarang menggunakan handphone, bagaimana tentang komunikasi saya dengan teman-teman saya, apakah yang melarang saya akan menanggung urusan saya jika ada informasi penting???”. Dan faktanya, beberapa sekolah memberi peraturan kepada siswa-siswinya untuk tidak menggunakan/memakai handphone ke sekolah, namun gurunya membawa dan menggunakan hp ke sekolah bahkan ada beberapa guru yang menggunakannya disaat jam pelajaran. Hal ini membuat siswa beranggapan bahwa peraturan tersebut tidak adil, sehingga siswa masih tetap membawa handphone. Juga ada siswa yang tidak mau sekolah jika tidak diperbolehkan membawa handphone, tidak hanya itu saja mereka nekat mogok makan, mogok bicara, mengurung diri, dll. Tapi tidak semua siswa menolak jika dilarang menggunakan handphone sedikit dari mereka ada yang menurut pada guruya ataupun orang tuanya, dan akibatnya juga positif yaitu prestasi belajar menjadi meningkat karena hanya terfokus pada pelajaran.Seperti memisahkan anak ayam dari induknya, itulah sulitnya melarang para remaja untuk tidak menggunakan handphone di zaman era teknologisasi, ibarakan handphone adalah jantung mereka.
Namun, penggunaan HP dikalangan pelajar harus dapat menyesuaikan waktu antara belajar dengan bermain HP. Maksudnya adalah menggunakan HP hanya sesuai kebutuhan saja. Jika tidak penting lebih baik tidak usah menggunakan HP, karena akan mengganggu kegiatan belajar dan sisi negatif dari HP itu sendiri dapat diminimilisir atau dikurangi.


0 komentar:

Posting Komentar